cerita bokep

Cerita Dewasa Terbaru Fantasi Sex Pasutri

Sebenarnya aku sudah 10 tahun berumah tangga dan kehidupan kami baik2 saja. Aku sendiri berusia 10 tahun lebih tua dari pada istriku yang saat ini berusia 30 tahun dan sudah beranak seorang berusia 7 tahun. Walaupun sudah beranak,tetapi istriku tetap mempunyai wajah yang cantik dan bentuk tubuh yang indah sebab sering senam dan merawat wajah, rambut ke salon dan juga karena anaknya dulu minum susu kaleng sehingga bentuk buah dadanya yang besar itu tetap indah dan masih kencang serta kenyal. Juga lubang memeknya saat habis melahirkan langsung dijahit sehingga lubangnya kembali seperti saat masih perawan.

Jadi hubungan sex kami tetap indah. Suatu hari ditahun 1995, kami diajak sebelah tetangga untuk nonton blue film karena baru beli laser disc. Kami dan suami istri tetangga nonton film itu yang cukup seram karena ada seorang wanita bule disetubuhi oleh dua orang Negro, mereka bergantian memasukan kontolnya yang seorang kememeknya dan yang seorang kemulutnya untuk diisap. Melihat adegan itu rupanya istriku jadi naik birahinya sehingga memegang tanganku erat2 dan berbisik :”Waah rupanya enak sekaligus lubang atas dan bawah kemasukkan penis” Kutanya pelan2:”Apakah kamu kepingin adegan begitu?”. Istriku dengan malu2 menganggukkan kepalanya. Setelah selesai memutar laser disc. kami segera pulang dan karena nafsu berahi kami sudah memuncak segera kami puaskan dengan bersetubuh malam itu. Sambil bersetubuh,aku ulangi tanya lagi pdnya: Mi, apakah kamu kepingin disetubuhi sekaligus dengan dua laki2?”. Istriku memandangiku sambil malu2 manggut2 kepalanya. Kutanya lagi:”Kalau lakinya dua, satunya kamu ingin dengan siapa?”. Istriku menjawab:”Terserah sama papi aja”. Aku teringat punya dua teman baik sejak sekolah di SMA, yaitu Lud seorang anak turunan Ambon dengan Belanda dan Tono seorang Cina seperti kami. Lalu kutanya lagi:”Kalau Lud atau Tono mau ?”. Dia menggangguk juga. Lalu kujelaskan lagi:”Mami senang yang kontolnya besar, lebih besar dari aku punya atau yang kira2 sama?”

Istriku menjawab:”Enak yang besar saja, seperti di film tadi”. “Oh kalau gitu ya si Lud saja sebab dia punya panjang dan besar”. Memang kita dulu pernah mandi sama2 bertiga saat masih sekolah ternyata Lud punya kontol dalam keadaan mati saja besar dan panjang hanya warnanya agak hitam lalu bulu jembutnya juga banyak sampai nyambung kebawah pusar juga dadanya penuh dengan bulu maklum orang Ambon. Besok paginya segera kuinterlokal Lud yang ada di Jakarta dan kuceritakan maksudku, ternyata Lud menyambut dengan antusias dan sanggup datang besok sore sebab hari Sabtu kantor di Jakarta tutup.Aku kemudian booking motel yang terdiri dari 2 kamar dan sebuah ruang tamu / TV. Hari Sabtu sore aku menjemput Lud diairport bersama istriku,setelah meitipkan anaknya pada pembantunya.Istriku sudah siap membawa tas dengan membawa perlengkapan baju tidur segala saat itu istriku memakai rok panjang warna coklat tapi bagian atas terbuka sampai dada hanya memekai ban tipis ( modelnya Juni Sara ) dengan bagian bawah ada belahananya agak tinggi didepannya sehingga kalau jalan atau duduk pahanya terlihat putih menggairahkan.Juga bagian atasnya terlihat sedikit belahan buah dadanya, karena istriku hanya memakai bra strepples tanpa tali, sehingga diairpot banyak mata laki2 curi pandang lihat belahan buah dadanya istriku, apalagi kalau tangannya didekapkan dibawah buah dadanya maka buah dadanya makin menyembul keatas. Makin syuur..!!!. Tepat pk. 17.15 pesawat Merpati dari Jakarta mendarat, dari penumpang yang turun kulihat Lud menuruni tangga pesawat dengan menenteng tas kecil. Dia memakai T shirt dan celana jeans. Setelah keluar pintu airport segera kusalami dia, dia menepuk2 bahuku dan berkata:”Waah, nanti malam kita betul2 ke nirwana” dengan logat Ambonnya. Kemudian dia memeluk istriku sambil mencium pipi kiri

Post Terkait